Optimalisasi Pertanian Organik Berkelanjutan Berbasis Bahan Lokal Melalui Pendekatan Partisipatif di Desa Clapar, Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo

Authors

  • Ulfah Fauziana Rahmah Universitas Sebelas Maret Author
  • Fairisa Iqlima Universitas Sebelas Maret Author
  • Fajar Banyu Putrada Universitas Sebelas Maret Author
  • Irfan Imam Fauzi Universitas Sebelas Maret Author
  • Ivansyah Putranda Kusbiantoro Universitas Sebelas Maret Author
  • Milka Sekar Kinasih Universitas Sebelas Maret Author
  • Milla Maulida Izzah Universitas Sebelas Maret Author
  • Rachmadani Fitri Suciati Universitas Sebelas Maret Author
  • Sulthanah Khansa Oktavia Universitas Sebelas Maret Author

DOI:

https://doi.org/10.70234/2117fn31

Keywords:

pertanian organik, bahan lokal, pemberdayaan petani, pendekatan partisipatif, pertanian berkelanjutan

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh tingginya ketergantungan petani terhadap input kimia dan belum optimalnya pemanfaatan bahan lokal di Desa Clapar, Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo. Kegiatan bertujuan meningkatkan pemahaman petani mengenai pemanfaatan bahan lokal sebagai input pertanian organik berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui observasi, diskusi, sosialisasi, dan praktik langsung pada dua kelompok tani. Kegiatan meliputi sosialisasi dan praktik pembuatan pestisida nabati pada Kelompok Tani Ngudi Makmur serta pupuk kompos pada Kelompok Tani Subur Makmur. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman petani, tumbuhnya kesadaran terhadap risiko input kimia dan kotoran ternak segar, serta meningkatnya minat terhadap praktik budidaya yang lebih ramah lingkungan. Pendekatan partisipatif berbasis potensi lokal terbukti mendukung penguatan pertanian berkelanjutan di tingkat desa.

Downloads

Published

06/21/2026

How to Cite

Optimalisasi Pertanian Organik Berkelanjutan Berbasis Bahan Lokal Melalui Pendekatan Partisipatif di Desa Clapar, Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo. (2026). Jurnal Igakerta, 3(2), 7-16. https://doi.org/10.70234/2117fn31